Wednesday, November 30, 2016

Kereta Kelas Bisnis

Kereta bisnis adalah kereta dengan layanan dibawah kelas eksekutif, satu kereta bisnis berkapasitas 64 penumpang. Setiap kereta dilengkapi dengan 6 AC Split. Kereta bisnis lebih nyaman dari kereta kelas ekonomi.

Kursi kereta bisnis memiliki kemiringan yang cukup nyaman digunakan, dan kursi tersebut bisa dibolak-balik/diatur (reclining seat). Kereta bisnis diproduksi antara tahun 1964 – 1996 (terakhir).


Penghapusan Kereta Bisnis

Saat ini banyak sekali kereta bisnis yang diubah menjadi gerbong barang, aling-aling, kereta wisata (imperial, jawa, sumatra, priority), kereta makan eksekutif (M1), kereta pembangkit, dan kereta eksekutif (K1). Kereta bisnis saat ini tinggal 6 (full bisnis), dan 11 kereta campuran dengan eksekutif / ekonomi. 

Banyak sekali kereta yang awalnya bisnis diubah menjadi ekonomi + seperti Senja Kediri yang digantikan Majapahit (Eko AC+), dsb. Lalu Purwojaya yang awalnya Eksekutif – Bisnis sekarang menjadi full eksekutif. 

Pada September 2016 kemarin, kereta kelas bisnis Mutiara Selatan, Fajar Utama, Senja Utama YK sempat diganti menjadi ekonomi dengan rangkaian kereta baru buatan INKA. Namun, karena alasan kenyamanan, pada pertengahan Oktober kemarin, Mutiara Selatan, Fajar Utama, Senja Utama YK dikembalikan menjadi Kelas Bisnis.

Daftar kereta kelas bisnis di Indonesia :
Berikut daftar kereta bisnis milik PT KAI yang beroperasi

Bisnis 
Fajar Utama YK
Mutiara Selatan
Sawunggalih Utama
Senja Utama Solo
Senja Utama Yogya
Sidomukti

Campuran
Ekse - Bisnis
Ciremai Ekspress
Gumarang
Lodaya
Mutiara Timur
Ranggajati
Sawunggalih Utama
Sindang Marga
Sribilah
Sriwijaya

Ekse – Bisnis – Eko
Harina
Malabar





1 komentar so far

This comment has been removed by a blog administrator.


EmoticonEmoticon